Archive for the ‘Public’ category

The Indonesian Richest Man

December 3rd, 2009

Forbes wrote, investors are now very much in love Indonesia. JCI in the last 12 months recorded jumped to 115%, and was in the best second position after China’s Shenzen Composite SE.

No wonder the worth of the richest people in Indonesia had increased. In total, the value of the wealth of the richest 40 people in Indonesia increased sharply from U.S. $ 21 billion in 2008 to U.S. $ 42 billion. It also rose U.S. $ 2 billion compared to the value that achieved the greatest wealth in the year 2007.

While the rich 12 on the list have a total worth up to U.S. $ 28 billion. The numbers are up 7 people, including the Low Tuck Kwong, the owner of Bayan, whose shares rose to 474% over last year.

Other coal sector conglomerate which also owns Bumi Resources, which Aburizal Bakrie also successfully climbed the rankings, after sliding sharply last year due to the crisis. Aburizal property values rose sharply in 2008 compared to only U.S. $ 850 million, and was in position to-8. Now Chairman of the Golkar Party Aburizal Bakrie was in the 4th position with a net worth of U.S. $ 2.5 billion.

Here’s a list of 40 richest people released Forbes, Thursday (3/12/2009).

1. R. Budi & Michael Hartono U.S. $ 7 billion
2. Martua Sitorus U.S. $ 3 billion
3. Susilo Wonowidjojo U.S. $ 2.6 billion
4. Aburizal Bakrie U.S. $ 2.5 billion
5. Eka Cipta Widjaja U $ S 2.4 billion
6. Peter Sondakh U.S. $ 2.1 billion
7. Putera Sampoerna U.S. $ 2 billion
8. Sukanto Tanoto U.S. $ 1.9 billion
9. Anthoni Salim U.S. $ 1.4 billion
10. Soegiharto Sosrodjojo U.S. $ 1.2 billion
11. Low Tuck Kwong U.S. $ 1.18 billion
12. Eddy William Katuari U.S. $ 1.1 billion
13. Chairul Tanjung U.S. $ 99 million
14. Garibaldi Thohir U.S. $ 930 million
15. Theodore Rachmat U.S. $ 900 million
16. Edwin Soeryadjaya U.S. $ 800 million
17. Trihatma Haliman U.S. $ 750 million
18. Ciliandra Fangiono U.S. $ 710 million
19. Arifin Panigoro U.S. $ 650 million
20. Murdaya Poo U.S. $ 600 million
21. Hashim Djojohadikusumo U.S. $ 500 million
22. Kusnan & Rusdi Kirana U.S. $ 480 million
23. Prajogo Pangestu U.S. $ 475 million
24. Harjo Sutanto U.S. $ 470 million
25. Mochtar Riady U.S. $ 440 million
26. Eka Tjandranegara U.S. $ 430 million
27. Ciputra U.S. $ 420 million
28. Hary Tanoesoedibjo U.S. $ 410 million
29. Uno Sandiaga U.S. $ 400 million
30. Boenjamin Setiawan U.S. $ 395 million
31. Alim Markus U.S. $ 350 million
32. Aksa Mahmud U.S. $ 330 million
33. Sutanto Djuhar U.S. $ 325 million
34. Kartini Muljadi U.S. $ 320 million
35. Soegiarto Adikoesoemo U.S. $ 300 million
36. George Santosa Tahija & Sjakon George Tahija U.S. $ 290
37. Paul Tumewu U.S. $ 280 million
38. Husain Djojonegoro U.S. $ 260 million.
39. Bachtiar Karim U.S. $ 250 million.
40. Kris Wiluan U.S. $ 240 million.

sisha more danger than cigarettes

December 2nd, 2009

Shisha smoking has become a trend in recent years, options are also varied and aroma of fruit aroma, mint until coffee.

Many thought that smoking shisha tobacco not as dangerous as regular smoking cigaret, because the water content is used in the act as filters shisha tobacco is harmful toxins. Users usually inhale tobacco smoke after the smoke passes through water bubble.

However, a recent study described in the Journal of the American Medical Association earlier this month showed that smokers actually sisha more nicotine than smokers inhaling cigaret!!

S. Katherine Hammond, Head of Environmental Health Sciences Division of the University of California, Berkeley who bothered to do research “hookah users better (or sisha) think twice before lighting the pipe. This activity is not without risk as long as they think. It benar2 not safe “She said.

The statement was based on research conducted on 27 students who used to inhale shisha for an hour in three different nights. Five students who are not in contact with the shisha also diturutsertakan in this study, but they should stay in the room with students who are sucking shisha.

During the previous 84 hours they must be free of shisha. then respondents who inhale shisha in it contains 10 grams of water and Al-Fakher tobacco. Result rata2 carbon monoxide is inhaled smoke reaches 42 parts per million (ppm), higher than that found at 17 ppm cigaret smokers.

Katherine difficult to know for certain forms of use shisha as what can increase the risk of heart disease or paru2. “Shisha probably will not make you paru2 cancer, but it will affect your health in other ways” he said.

Thomas Eissenberg, associate professor of psychology at the University of Virginia Commnonwealth explained further, he said that research shows suck shisha for 45 minutes the amount of tar produced 36 times higher than cigaret smoking for 5 minutes. “Tar contains the main elements of smoke that can cause cancer. Although not yet clear whether the types of tar in different shisha cigaret”

Edward Rosenow and colleagues from the Mayo clinic, said that despite being filtered by water, smoke shisha tobacco produced still contain toxic substances with high levels.

“So by using shisha smoking is as dangerous as cigarette cigaret”

IGOS COMPETITION 2009

May 19th, 2009

0zo4oung2x

Sejarah Penemuan Teh

May 16th, 2009

Kisah yang paling banyak ditulis tentang asal usul teh adalah cerita tentang Kaisar Shen Nung yang hidup sekitar tahun 2737 sebelum Masehi.

Kaisar Shen Nung terkenal bukan hanya sebagai seorang Kaisar tetapi juga disebut sebagai The Divine Healer (Sang Penyembuh dari Ilahi).

Cerita penemuan teh oleh sang Kaisar juga sangat tidak disengaja ketika daun teh pertama dari tanaman teh yang ada di kebun Kaisar Shen Nung jatuh kedalam air panas yang sedang dimasak oleh Sang Kaisar. Ketika daun teh tersebut terseduh dengan air panas, aroma sedap langsung muncul membuat Sang Kaisar sangat tergoda untuk meminumnya. Bukan hanya aromanya yang sedap, rasa sepat dan pahit yang ditimbulkan oleh daun teh juga sangat disukai oleh Sang Kaisar karena dipercaya dapat membuat tubuh lebih segar dan menurut penelitian Kaisar Shen Nung, minuman teh dapat menyembuhkan beberapa penyakit.

Sejak itu, Kaisar Shen Nung kerap kali meminum teh dan sejak itu teh menjadi sangat populer di seluruh penjuru Cina.

Domain SBY-Boediono Dilelang Rp 300 Juta!

May 15th, 2009

Jakarta – Calon presiden dari Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hampir bisa dipastikan bakal meminang Gubernur Bank Indonesia Boediono sebagai cawapresnya. Momentum ini pun langsung dimanfaatkan cybersquatter alias spekulan nama domain untuk mengeruk untung besar.

Dalam surat elektronik yang didapat, nama domain sbyboediono.com dan sby-boediono.com dilelang dengan harga Rp 300 juta. Harga yang relatif besar ini masih dapat dinegoisasi dengan pihak penjual.

Kurang jelas siapa sebenarnya pihak yang coba menawarkan nama domain internet tersebut. Yang pasti aksinya ini tampaknya mengejar momentum pertarungan menuju kursi kepresidenan yang kian memanas.

Apalagi dunia maya memang sudah jadi lahan kampanye potensial bagi para calon untuk menjaring simpati massa. Presiden SBY misalnya, sudah meluncurkan situs khusus untuk mempromosikan dirinya sebagai presiden Indonesia edisi mendatang.

Para spekulan nama domain ini tampaknya juga berharap tim kampanye SBY tertarik dengan penawaran mereka. Sebab nama domain tersebut memang cukup menggiurkan jika dijadikan sebagai media kampanye SBY-Boediono.

Daftar Bank Terbesar Versi BI 2009

May 12th, 2009

JAKARTA — Bank Indonesia (BI) merilis daftar 10 bank terbesar di Indonesia berdasarkan nilai aset, kemarin (11/5). Berlandaskan data Maret lalu, ada beberapa bank yang mengalami pergeseran posisi.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), misalnya, nangkring di posisi kedua menggeser posisi PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Sebelumnya, BCA selalu menduduki peringkat kedua. Namun pada akhir Maret 2009, aset BRI melonjak melebihi BCA.

Pertukaran posisi juga menimpa PT Bank Permata Tbk dan Citibank. Adapun Standart Chartered harus tersingkir dari daftar dan memberi jalan bagi Bank Internasional Indonesia (BII) masuk lagi, setelah tergusur bulan lalu.

Direktur Utama PT BRI Tbk Sofyan Basir mengatakan, naik turun aset merupakan hal biasa bagi bank. Ia mencontohkan, setiap awal tahun aset BRI turun karena ada penarikan Dana Pihak Ketiga. Tetapi di bulan Maret dana-dana itu kembali masuk.

Kepala Danareksa Research Institute Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, daftar BI itu bisa menjadi indikator agresivitas bank dalam menarik dana pihak ketiga dan menyalurkan kredit. ” Dari daftar itu tampak saat ini BRI yang paling agresif,” katanya. (Dyah Megasari, Arthur Gideon/Kontan)

Daftar Bank berdasarkan aset pada Maret 2009 (dalam triliun rupiah)

Nama Bank Total aset
1. PT Bank Mandiri Tbk 328,01
2. PT BRI Tbk 250,54
3. PT BCA Tbk 247,61
4. PT BNI Tbk 198,92
5. PT Bank Danamon Tbk 102,98
6. PT Bank CIMB Niaga Tbk 74,48
7. PT Pan Indonesia Bank Tbk 68,14
8. Citibank NA 55,49
9. PT Bank Permata Tbk 54,37
10 PT BII Tbk 53,09

CEO Microsoft Kunjungi Indonesia

May 11th, 2009

steve-ballmer

Jakarta – Meski mengaku penasaran, namun hal itu ternyata tak membuat CEO Microsoft Steve Ballmer berlama-lama di Indonesia. Penerus Bill Gates itu dijadwalkan cuma seharian menjejakkan kakinya di Indonesia.

Alhasil, waktu yang mepet itu sangat dioptimalkan Ballmer. Ia pun seakan maraton menghadiri rentetan acara di Tanah Air dari pagi hingga matahari terbenam.

Dikatakan PR Manager Microsoft Indonesia Mona Monika, Ballmer sudah datang ke Indonesia sejak pagi ini, Senin (11/5/2009). Selanjutnya ia dijadwalkan bertemu dengan para petinggi-petinggi perusahaan yang merupakan partner dan customer Microsoft sekaligus makan siang.

Dalam momen ini pula Ballmer bakal bertemu dengan sejumlah menteri di Kabinet SBY, yaitu Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Menkominfo Mohammad Nuh, dan Meneg BUMN Sofyan Djalil.

Entah ada agenda atau misi apa Ballmer sowan dengan para pejabat di negeri ini. Mona pun menolak kalau pertemuan ini bermaksud untuk menjajaki kerja sama strategis antar keduanya.

Pun demikian, yang patut disoroti adalah, Microsoft juga tak memungkiri jika dalam pertemuan tersebut Ballmer akan ‘berpromosi’ tentang teknologi baru Microsoft di depan para menteri.

Selepas bersua dengan para menteri, Ballmer selanjutnya direncanakan bakal menghadiri ajang Microsoft Developer Conference dan ajang final Imagine 2009, keduanya bertempat di Hotel Shangrila, Jakarta hingga sore.

“Habis itu baru ke kantor Microsoft Indonesia ramah tamah langsung terbang lagi. Memang begitu tipenya, siapapun termasuk Bill Gates kalau berkunjung ke sub jadwalnya harus padat,” tandas Mona kepada beberapa wartawan, Senin (11/5/2009).

100 Tokoh Berpengaruh 2009

May 8th, 2009

tokoh

1 Mei lalu majalah Time mengumumkan nama-nama 100 tokoh yang mempengaruhi dunia untuk tahun 2009, salah satunya dari Indonesia yakni Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam penilaian kali ini, Penghargaan Time 100 meliputi lima bidang, yaitu “Pemimpin dan Tokoh Revolusioner”, “Ilmuwan dan Pemikir”, “Artis dan Penghibur”, “Pembangun dan Konglomerat”, serta “Pahlawan dan Ikon”.

Untuk kategori “Pemimpin dan Tokoh Revolusioner”, Time memilih 20 orang tokoh. Presiden Yudhoyono masuk dalam peringkat sembilan. Selain Yudhoyono, yang masuk dalam kategori “Pemimpin dan Tokoh Revolusioner” antara lain Edward Kennedy, Gordon Brown, Christine Lagarde, Thomas Dart, Avigdor Lieberman, Joaquin Guzman, Nouri al-Maliki, dan Hillary Clinton.

Untuk kategori “Pembangun dan Konglomerat” antara lain The Twitter Guys, Ted Turner, Meredith Whitney, Bernie Madoff, dan Brad Pitt.
Untuk kategori “Artis dan Penghibur” antara lain Rush Limbaugh, M.I.A, Sam and Dan Houser, Kate Winslet, Zac Efron, dan Tom Hanks.
Untuk kategori “Pahlawan dan Ikon” antara lain adalah Michelle Obama, Hadizatou Mani, Oprah Winfrey, Rafael Nadal, dan George Clooney.
Adapun untuk “Ilmuwan dan Pemikir” adalah Nouriel Roubini, Amory Levins, Jon Favreu, dan Yoichiro Nambu.
Berikut nama-nama tokoh berpengaruh tahun 2009 versi majalah time:

1. Lauren Zalaznick
2. Twitter Guys
3. Jeff Bezos
4. George Clooney
5. Nicholas Christakis
6. Dan Barber
7. Zac Efron
8. Alan Mulally
9. Penelope Cruz
10. Michelle Obama

Manchester United In Jakarta, Indonesia

May 4th, 2009

Jakarta, Indonesia – AG proudly announces that the World’s most famous football club, Manchester United, will play in Jakarta on Monday, July 20th, 2009. The event shall be exclusively promoted by AG and headed by Retired Armed Services Officer General Agum Gumelar.

Pak Agum commented “I am proud to announce an event that is likely to be Indonesia’s event of the year in 2009 – a football match featuring the Club World Champions Manchester United. This is an important opportunity to promote Indonesia to the world. Indonesia deserves the best and I am glad to say we have the best!” We would also like to thank ProEvents, the exclusive Asia Tour promoter for their help in bringing this event to Indonesia.

As a former Chairman of PSSI (the Indonesian Football Association) Pak Agum is no stranger to important football matches. Together with PSSI they will ensure that the match is a tremendous success and hope that Indonesia’s Manchester United fans will have a fantastic night of entertainment.
PSSI shall select an Indonesia All Star team to play against the World Club Champions. The match will be played at the Gelora Bung Karno Stadium. Kick off time and ticket pricing will be advised shortly.

According to Manchester United Chief Executive David Gill in a press statement, he said: “We are delighted to be coming back to Asia for our summer tour. The passion and excitement of the games has to be experienced to be believed. The tour is great preparation for the new season, a chance to engage with our commercial partners and for us to meet the local communities through our work with the MU Foundation.”

Manjot Mann, President Director at Hutchison CP Telecommunications said, “At Tri, we are committed to bring the best of the world to Indonesia. Our partnership with Manchester United, the #1 football club in the world is the continuation of that promise.”

“Very soon, we will also bring Manchester United even closer to the heart of every Indonesian, by providing much more and never seen before experience and excitement through a series of products and services. Only from Tri”.

As a final note Pak Agum says “Indonesia is Ready” and suggests that fans be ready for “unforgettable event”.

Indonesia Broadcasting Summit 2009

May 1st, 2009

JAKARTA — Indonesia Broadcasting Summit (IBS) 2009 bersiap digelar. Bagi para mahasiswa jurusan komunikasi, public relation, teknologi informasi, bahkan bisnis dan pemasaran, acara sehari penuh ini tentu sangat menarik untuk menambah wawasan baru mengenai industri pertelevisian di Indonesia.

Digelar oleh Media Partners Asia (MPA), IBS 2009 akan dilaksanakan di Jakarta pada 4 Mei 2009. Kegiatan selama sehari penuh tersebut akan diisi beragam seminar mengenai roadmap masa depan industri penyiaran Indonesia.

Bersama para pembicara terdiri dari perwakilan badan regulasi telekomunikasi, teknologi, dan informasi, para CEO industri televisi Tanah Air dan internasional, pengamat industri televisi, serta pakar-pakar media, bahasan seminar akan difokuskan pada kekuatan regulasi, komersial, investasi, serta kompetisi utama yang akan menentukan bentuk pengembangan di tahun-tahun mendatang.

“Jadi bukan cocok untuk para profesional melainkan juga para mahasiswa jurusan broadcast, komunikasi atau public relation, teknologi informasi, bahkan bisnis karena memang bisa untuk menambah wawasan dan pengalaman baru,” kata Rhesa Pradana, panitia kegiatan.

Saat ini, industri televisi menikmati lebih dari 65 persen kue iklan Indonesia. Namun, dengan meningkatnya permasalahan ekonomi saat ini, perlu kiranya masyarakat mengetahui prospek industri tersebut di masa depan.

Bagaimana prospek ekonomi media televisi di tengah hantaman krisis ekonomi sekarang ini? Bagaimana nasib media televisi bisa bersaing di dalam konteks iklan nasional yang cenderung lebih lambat dan pasar lokal yang kurang terjamah, tetapi sebetulnya berpotensi untuk tumbuh cepat? Lalu, apa yang menjadi potensi dari layanan televisi berbayar?

Beragam pertanyaan tersebut bisa Anda temukan di IBS 2009. Dan sebetulnya, fenomena “meriahnya” industri televisi tersebut baru permulaan saja. Saat ini, sektor penyiaran telah menghasilkan kurang dari 1 miliar dollar AS bersih per tahun, kurang dari 0,3 persen GDP Indonesia. Ke depan, kontribusi ekonomi dari sektor ini diramalkan tumbuh secara eksponensial, yaitu ketika jaringan televisi semakin menguasai iklan lokal dan regional.

Ya, distribusi dan kompetisi televisi berbayar pun akan semakin terakselerasi. Digitalisasi televisi akan semakin menghimpun momentum bersama-sama dengan konvergensi digital broadband. Berbagai pemilik isi konten dan distribusi televisi tumbuh subur di dalam perbatasan Indonesia dengan kemampuan dan modalnya untuk terus tumbuh hingga ke luar negeri.

Anda siap menerima ini semua sebagai sebuah wawasan baru? Pendaftaran keikutsertaan Anda bisa menghubungi telepon di 021-39836962, 08121058849 atau email ke dana@media-partners-asia.com. Untuk belanja informasi, Anda pun bisa mengunjungi situs kegiatan mereka di www.media-partners-asia.com.